≡ Menu

Berzikir, Tetapi Semakin Dekat Dengan Syaitan? Nauzubillah


KENAPA RAMAI YANG BERZIKIR TETAPI SEMAKIN DIA BERZIKIR SEMAKIN DEKAT DIA DENGAN SYAITAN?

Seorang Murid Bertanya Kepada GURUnya (Imam Al Ghazali)

“Syeikh, “ Bukankah zikir boleh
Membuat Seorang Beriman Lebih Dekat Dengan Allah Ta’ala
Dan Syaitan Akan Berlari Jauh Darinya ?

“Benar,” Jawab Imam al-Ghazali.

“Namun Kenapa Ada Orang Yang Semakin Rajin Berzikir Justeru Malah Semakin Jauh dari Allah malah bertambah Dekat Dengan Syaitan ?” Lanjut Sang Murid.

BACA:  Isteri Itu Amanah Allah Untuk Kita Bimbing Ke Syurga Allah

Gurunya Yang Diberi Gelar Hujjatul Islam Ini pun Bertutur.

“Bagaimana Pendapatmu,  Jika Ada Orang Yang Mengusir Anjing, Namun Dia Masih Menyimpan Tulang Dan Berbagai Makanan Kesukaan Anjing Disekitarnya ?”

“Tentu, Anjing Itu Akan Kembali Datang Setelah Diusir.” Jawab Sang Murid.

Imam al-Ghazali Menjelaskan, Demikian Juga Dengan Orang-Orang Yang Rajin Berzikir Tapi Masih Menyimpan Berbagai Penyakit Hati Dalam Dirinya. Syaitan Akan Terus Datang Dan Mendekat Bahkan Bersahabat Dengannya.

BACA:  Tak Semestinya Dua Pusar Di Kepala Itu Nakal. Ramai Ibubapa Tak Tahu

Penyakit – Penyakit Hati Itu Ialah :

Seperti Kesombongan, Irihati, Dengki, Syirik, Bersikap /berucap Kasar, Riya,
Merasa Sholeh, Merasa Suci, Ghibah, Marah, Mengadu domba Dan Berbagai Penyakit Hati Lainnya.

Ketika Penyakit-Penyakit Itu Menghinggapi Diri Seorang Hamba, Maka Syaitan Terlaknat Akan Senantiasa Datang, Mengakrabkan Diri, Kemudian Menjadi Sahabat Karibnya.

 

Wallahua’lam

Minat menulis artikel? Inilah peluang untuk anda. Hantar artikel anda di sini: www.islamituindah.info/hantar-artikel